1. **Evaluasi Awal**: Lakukan diagnosis dan penilaian derajat hipertensi serta risiko kardiovaskular.
2. **Monoterapi**: Mulai terapi dengan satu jenis antihipertensi sesuai pedoman (misal: ACE inhibitor, ARB, CCB, atau diuretik).
3. **Evaluasi Respons**: Setelah 2-4 minggu, evaluasi pencapaian target tekanan darah.
4. **Indikasi Kombinasi**: Jika target tidak tercapai, tambahkan obat kedua dari golongan berbeda sesuai Fornas.
5. **Kombinasi Obat**:
- Kombinasi dua obat: Dapat diberikan dalam bentuk sediaan tunggal atau fixed dose combination (FDC) sesuai Fornas.
- Kombinasi tiga obat: Dapat diberikan jika dua obat tidak efektif, dengan pertimbangan spesialis.
6. **Pagu Kuantitas**:
- Maksimal 30 tablet/kapsul per bulan per jenis obat (atau sesuai kebutuhan harian pasien).
- Untuk FDC, sesuai dosis harian yang direkomendasikan.
7. **Durasi Terapi**:
- Terapi kombinasi dapat diberikan secara kontinu selama indikasi klinis masih ada dan pasien rutin kontrol.
- Evaluasi ulang minimal setiap 3 bulan oleh dokter.
8. **Rujukan**:
- Kombinasi dua obat dapat dimulai di Faskes 1 jika sesuai indikasi.
- Kombinasi tiga obat atau lebih harus atas indikasi dan evaluasi dokter spesialis di Faskes 2/3.