1. **Stabilisasi Awal:**
- Puasa total (NPO)
- Pemasangan infus cairan (NaCl 0,9% atau Ringer Laktat)
- Monitoring tanda vital
2. **Terapi Obat Lini Pertama:**
- **Antibiotik Profilaksis Preoperatif:**
- Ceftriaxone 1-2 g IV tunggal, atau
- Ampicillin-sulbactam 1,5-3 g IV tunggal, atau
- Metronidazole 500 mg IV jika dicurigai perforasi/abses (dapat dikombinasi dengan ceftriaxone)
- **Analgetik:**
- Paracetamol 500-1000 mg IV/PO tiap 6-8 jam sesuai kebutuhan
- Hindari NSAID sebelum operasi jika risiko perdarahan tinggi
3. **Tindakan Definitif:**
- **Apendektomi (bedah pengangkatan apendiks):**
- Laparotomi/laparoskopi sesuai fasilitas dan kondisi pasien
- Segera dilakukan pada apendisitis akut tanpa komplikasi maupun dengan komplikasi (perforasi, abses)
- **Drainase abses** jika ditemukan abses lokal
4. **Terapi Obat Lini Kedua (jika alergi beta-laktam):**
- Gentamicin 5 mg/kg IV + Metronidazole 500 mg IV
- Atau Ciprofloxacin 400 mg IV + Metronidazole 500 mg IV
5. **Kontraindikasi:**
- Alergi terhadap antibiotik yang digunakan
- Gangguan ginjal/hati berat (penyesuaian dosis antibiotik)
- NSAID pada pasien dengan risiko perdarahan atau tukak lambung
6. **Pasca Operasi:**
- Antibiotik dilanjutkan 24-48 jam pasca operasi jika tidak ada komplikasi
- Jika ada perforasi/abses, antibiotik diteruskan 5-7 hari
- Mobilisasi dini dan edukasi perawatan luka