|Konsensus.id
Kembali ke Pencarian
Pedoman PPK Kemenkes

Panduan Praktik Klinis & Alur BPJS: Demam Berdarah Dengue

Pedoman tata laksana medis, kriteria diagnosis penunjang, dan compliance checklist kelengkapan klaim BPJS Kesehatan di Indonesia.

Core Diagnostic Triggers

  • **Kriteria Diagnosis Klinis (mengacu pada Permenkes RI & WHO 2009):**
  • Demam tinggi mendadak (2-7 hari), biasanya >38°C.
  • Disertai minimal 2 dari gejala berikut:
  • Nyeri kepala, nyeri retro-orbital.
  • Nyeri otot dan/atau sendi (myalgia/arthralgia).
  • Mual, muntah.
  • Ruam (petekie, bintik merah, atau ruam makulopapular).
  • Manifestasi perdarahan (tes tourniquet positif, mimisan, gusi berdarah, hematemesis, melena).
  • Lemah, lesu.
  • Riwayat tinggal/berada di daerah endemis dengue.
  • **Tanda Klinis Kewaspadaan (peringatan dini syok):**
  • Nyeri perut hebat, muntah terus-menerus.
  • Perdarahan mukosa, penurunan kesadaran.
  • Pembesaran hati >2 cm.
  • Kenaikan hematokrit disertai penurunan trombosit.
  • **Klasifikasi Klinis:**
  • **Dengue tanpa tanda bahaya.**
  • **Dengue dengan tanda bahaya.**
  • **Dengue berat (DSS, perdarahan berat, disfungsi organ).**
  • **Pemeriksaan Penunjang Wajib:**
  • **Darah lengkap:** trombosit <100.000/µL, leukopenia, hematokrit meningkat ≥20% dari baseline.
  • **NS1 antigen/IgM/IgG dengue:** hari 1-5 NS1, hari >5 IgM/IgG.
  • **Tes fungsi hati:** SGOT/SGPT bisa meningkat.
  • **Tes tourniquet:** positif mendukung diagnosis.
  • **Pemeriksaan penunjang lain sesuai indikasi:** USG abdomen (cairan bebas, efusi pleura), radiologi bila syok atau komplikasi.
  • --

Standard Treatment Workflow

1. **Penilaian Awal & Klasifikasi:**

  • Tentukan klasifikasi dengue (tanpa tanda bahaya, dengan tanda bahaya, dengue berat).
  • Rawat inap bila ada tanda bahaya atau dengue berat.

2. **Terapi Cairan:**

  • **Dengue tanpa tanda bahaya:**
  • Rawat jalan, anjurkan minum banyak (≥60 ml/kgBB/hari), edukasi tanda bahaya.
  • **Dengue dengan tanda bahaya:**
  • Rawat inap, cairan intravena (IV) kristaloid (NaCl 0,9% atau Ringer Laktat).
  • Dosis awal: 5-7 ml/kgBB/jam selama 1-2 jam, lalu titrasi sesuai respons klinis dan hematokrit.
  • **Dengue berat (syok):**
  • Bolus cairan kristaloid 20 ml/kgBB dalam 15-30 menit, evaluasi ulang, ulangi bila perlu.
  • Bila tidak respons, pertimbangkan koloid.

3. **Obat-obatan:**

  • **Antipiretik:** Paracetamol 10-15 mg/kgBB/dosis tiap 4-6 jam (maks 60 mg/kgBB/hari).
  • **Kontraindikasi:** Hindari NSAID (ibuprofen, aspirin) karena risiko perdarahan.
  • **Tidak ada antivirus spesifik.**
  • **Transfusi darah:** Hanya jika perdarahan berat atau syok tidak responsif cairan.
  • **Antibiotik:** Hanya jika ada infeksi sekunder terbukti.

4. **Monitoring:**

  • Pantau tanda vital, diuresis, hematokrit, trombosit, status mental.
  • Evaluasi ulang cairan tiap 1-2 jam pada fase kritis.

5. **Terapi Lini Kedua:**

  • Koloid (dextran, gelatin) bila syok tidak membaik dengan kristaloid.
  • Transfusi trombosit hanya jika perdarahan masif.

6. **Kontraindikasi:**

  • Hindari pemberian steroid, NSAID, antibiotik empiris tanpa indikasi.
  • --

BPJS Compliance Checklist

  • **Kriteria Klaim BPJS:**
  • Diagnosis DBD harus ditegakkan oleh dokter dengan bukti klinis dan laboratorium (trombosit <100.000/µL, hematokrit naik, NS1/IgM/IgG positif).
  • **Rawat inap:** Wajib bila ada tanda bahaya atau dengue berat, dengan rekam medis lengkap (SOAP, monitoring cairan, tanda vital, hasil lab serial).
  • **Rujukan:**
  • Faskes 1 dapat merujuk ke RS jika ada tanda bahaya, syok, atau komplikasi.
  • Surat rujukan harus sesuai format BPJS dan mencantumkan alasan medis jelas.
  • **Obat & Cairan:**
  • Paracetamol, cairan kristaloid (NaCl 0,9%, RL) sesuai formularium nasional (FORNAS).
  • Transfusi darah/trombosit harus ada indikasi medis dan persetujuan dokter spesialis.
  • Tidak boleh klaim NSAID, steroid, atau antibiotik tanpa indikasi.
  • **Spesialis:**
  • Untuk kasus berat, diagnosis dan tatalaksana harus ditandatangani dokter spesialis penyakit dalam/anak.
  • **Dokumentasi:**
  • Hasil lab, monitoring cairan, tanda vital, dan edukasi pasien wajib terdokumentasi.
  • Kode ICD-10: A90 (Dengue fever), A91 (Dengue hemorrhagic fever).
  • **Pembatasan:**
  • Lama rawat inap sesuai indikasi medis (umumnya 3-7 hari).
  • Klaim laboratorium dan radiologi sesuai kebutuhan klinis, tidak berlebihan.
  • Klaim transfusi harus disertai hasil lab dan indikasi jelas.

Pastikan seluruh dokumen, rujukan, dan rekam medis lengkap serta sesuai standar agar klaim BPJS tidak ditolak.