1. **Penilaian Derajat Berat:**
- Tifoid ringan/sedang: tanpa komplikasi, sadar penuh.
- Tifoid berat: ada komplikasi (perdarahan/perforasi usus, penurunan kesadaran, syok).
2. **Terapi Antibiotik Lini Pertama (tanpa komplikasi):**
- **Kloramfenikol**: 50-100 mg/kgBB/hari, dibagi 4 dosis, selama 10-14 hari.
- Kontraindikasi: hipersensitivitas, gangguan sumsum tulang.
- **Amoksisilin**: 75-100 mg/kgBB/hari, dibagi 3 dosis, selama 10-14 hari.
- Kontraindikasi: alergi penisilin.
- **Kotrimoksazol**: 8-10 mg/kgBB/hari (trimetoprim), 40-50 mg/kgBB/hari (sulfametoksazol), dibagi 2 dosis, selama 10-14 hari.
- Kontraindikasi: alergi sulfa, gangguan ginjal berat.
3. **Terapi Antibiotik Lini Kedua (resisten/komplikasi):**
- **Seftriakson**: 50-75 mg/kgBB/hari IV, 1-2 kali sehari, selama 10-14 hari.
- Kontraindikasi: alergi sefalosporin.
- **Fluorokuinolon (dewasa)**: Ciprofloxacin 15 mg/kgBB/hari, dibagi 2 dosis, selama 7-10 hari.
- Kontraindikasi: anak <18 tahun, kehamilan, laktasi.
4. **Terapi Simptomatik dan Supportif:**
- Antipiretik: parasetamol.
- Cairan: sesuai kebutuhan hidrasi.
- Diet: makanan lunak, tinggi kalori-protein.
- Observasi tanda vital dan komplikasi.
5. **Rawat Inap Jika:**
- Tifoid berat/komplikasi.
- Tidak bisa minum/muntah terus-menerus.
- Tidak responsif terhadap terapi oral.