1. **Hernia Inguinalis Reducible (tidak ada komplikasi)**
- **Terapi Definitif:** Operasi herniotomi/herniorafi (pilihan: open/laparoskopi).
- **Pra-operatif:**
- Edukasi pasien dan keluarga.
- Persiapan pre-anestesi sesuai protokol.
- **Obat-obatan:**
- Analgesik ringan (Paracetamol 500 mg, 3-4x/hari, maksimal 4 g/hari).
- Antibiotik profilaksis pre-operatif (misal: Cefazolin 1 g IV 30-60 menit sebelum insisi, jika ada indikasi).
- **Kontraindikasi Operasi Elektif:**
- Infeksi lokal/umum berat, gangguan koagulasi berat, penyakit sistemik tidak terkontrol.
2. **Hernia Inguinalis Inkarserata/Strangulata (darurat)**
- **Stabilisasi awal:**
- Resusitasi cairan (NaCl 0,9% atau RL 20 ml/kgBB IV cepat jika syok).
- Puasa, pasang NGT jika muntah/distensi, monitoring tanda vital.
- **Obat-obatan:**
- Analgesik: Paracetamol atau Tramadol 50-100 mg IV jika nyeri berat.
- Antibiotik empiris: Ceftriaxone 1-2 g IV, 1x/hari, ± Metronidazole 500 mg IV, 3x/hari.
- **Operasi emergensi:** Herniotomi/herniorafi segera.
- **Kontraindikasi:** Tidak ada, kecuali pasien tidak stabil untuk operasi (stabilkan dulu).
3. **Obat Lini Kedua (jika alergi)**
- Antibiotik: Klindamisin 600 mg IV (jika alergi beta-laktam).
- Analgesik: Ketorolac 30 mg IV (hati-hati pada gangguan ginjal/lambung).