1. **Terapi Lini Pertama (Non-komplikasi, dewasa, tidak hamil)**
- **Obat topikal**:
- Klotrimazol krim 2%: 5 gram intravagina, 1x/hari selama 7 hari.
- Nistatin tablet vaginal 100.000 IU: 1 tablet intravagina, 1x/hari selama 14 hari.
- **Obat oral**:
- Flukonazol 150 mg: 1 kapsul oral, dosis tunggal.
- **Kontraindikasi**: Flukonazol tidak diberikan pada ibu hamil.
2. **Terapi Lini Kedua (Kambuh/berulang, gagal terapi awal, atau kasus berat)**
- Flukonazol 150 mg oral, diulang pada hari ke-3 (total 2 dosis).
- Itrakonazol 200 mg oral, 2x/hari selama 1 hari.
- Klotrimazol tablet vaginal 500 mg, 1 tablet tunggal.
- **Pada kehamilan**: Hanya boleh diberikan terapi topikal (klotrimazol/nistatin), hindari obat oral.
3. **Titrasi Dosis & Evaluasi**
- Evaluasi ulang setelah 7–14 hari.
- Bila gejala menetap, pertimbangkan pemeriksaan ulang dan terapi alternatif.
- Edukasi pasien tentang kebersihan genital dan faktor risiko (misal: antibiotik, diabetes).
4. **Kontraindikasi Umum**
- Hipersensitivitas terhadap azol/nistatin.
- Hamil: Hindari flukonazol/itrakonazol oral.