1. **Terapi Non-Bedah (Simptomatik, jika belum indikasi operasi):**
- Edukasi pasien mengenai progresivitas katarak
- Koreksi refraksi sementara (kacamata) jika masih membantu
- Obat tetes mata (misal: artificial tears) hanya untuk kenyamanan, **tidak ada obat yang dapat menghilangkan katarak**
2. **Indikasi Operasi Katarak:**
- Penurunan tajam penglihatan yang mengganggu aktivitas sehari-hari (biasanya visus ≤ 6/18)
- Kekeruhan lensa yang menutupi pemeriksaan fundus pada pasien dengan penyakit retina
- Katarak menyebabkan komplikasi (misal: glaukoma fakomorfik/fakolitik)
3. **Persiapan Operasi:**
- Pemeriksaan pra-operasi: visus, slit lamp, tonometri, biometri, pemeriksaan sistemik (gula darah, tekanan darah)
- Konsultasi anestesi jika diperlukan
- Informed consent
4. **Pilihan Operasi:**
- **Phacoemulsifikasi** dengan implantasi IOL (standar emas)
- **Ekstraksi Katarak Ekstra-kapsular (ECCE)** jika fasilitas terbatas
- **Small Incision Cataract Surgery (SICS)**
5. **Terapi Obat Pasca Operasi:**
- **Tetes mata antibiotik (misal: levofloxacin 0,5%)**: 4-6x/hari selama 1-2 minggu
- **Tetes mata steroid (misal: prednisolon asetat 1%)**: 4-6x/hari, diturunkan bertahap selama 4 minggu
- **Obat antiinflamasi non-steroid (NSAID) tetes**: jika diperlukan
- **Analgesik oral**: jika nyeri ringan (parasetamol 500 mg, 3x/hari)
- **Kontraindikasi:** Hipersensitivitas terhadap komponen obat, infeksi aktif pada mata
6. **Kontrol dan Evaluasi:**
- Hari ke-1, ke-7, dan ke-30 pasca operasi
- Evaluasi visus, tanda infeksi, dan komplikasi