1. **Penilaian Derajat Berat** (gunakan CURB-65 atau Pneumonia Severity Index):
- Rawat jalan: gejala ringan, stabil, tidak ada komorbid berat
- Rawat inap: gejala sedang-berat, gagal napas, komorbid berat, usia lanjut
2. **Terapi Empirik Lini Pertama** (dewasa, rawat jalan, tanpa komorbid):
- **Amoksisilin** 1 g PO tiap 8 jam selama 7 hari
- Alternatif: **Doksisiklin** 100 mg PO tiap 12 jam
- Jika alergi beta-laktam: **Levofloxacin** 750 mg PO/IV sekali sehari atau **Moksifloksasin** 400 mg PO/IV sekali sehari
3. **Terapi Empirik Lini Kedua** (rawat inap atau gagal terapi awal):
- **Ceftriaxone** 1–2 g IV sekali sehari + **Azitromisin** 500 mg IV/PO sekali sehari
- Alternatif: **Levofloxacin** 750 mg IV sekali sehari
- Untuk pasien dengan risiko infeksi MRSA atau Pseudomonas: tambah **Vancomycin** atau **Piperasilin-tazobaktam** sesuai hasil kultur
4. **Titrasi & Evaluasi**:
- Evaluasi klinis 48–72 jam; jika membaik, lanjutkan terapi 5–7 hari
- Jika tidak membaik, evaluasi ulang diagnosis, lakukan kultur ulang, pertimbangkan komplikasi
5. **Kontraindikasi**:
- Alergi terhadap antibiotik yang digunakan
- Gangguan fungsi ginjal/hati berat (sesuaikan dosis)
- Kehamilan (hindari doksisiklin, fluorokuinolon)
6. **Terapi Penunjang**:
- Oksigenasi jika SpO2 <92%
- Antipiretik (parasetamol)
- Cairan infus jika dehidrasi
- Fisioterapi dada bila perlu