Tirotoksikosis adalah sindrom klinis yang disebabkan oleh kadar hormon tiroid yang berlebihan. Hipertiroidisme adalah bentuk tirotoksikosis yang paling umum, yang disebabkan oleh produksi hormon tiroid yang berlebihan oleh kelenjar tiroid itu sendiri.
- *1. Anamnesis & Gejala Utama:**
- **Umum:** Penurunan berat badan meskipun nafsu makan meningkat, intoleransi panas, keringat berlebihan, mudah lelah, kelemahan otot.
- **Kardiovaskular:** Palpitasi, takikardia (denyut jantung >100x/menit saat istirahat), nyeri dada, sesak napas. Pada lansia, dapat bermanifestasi sebagai fibrilasi atrium.
- **Neurologis/Psikiatri:** Gelisah, cemas, iritabilitas, insomnia, tremor halus, konsentrasi menurun.
- **Gastrointestinal:** Peningkatan frekuensi buang air besar (tanpa diare).
- **Kulit & Rambut:** Kulit hangat, lembap, rambut rontok, kuku rapuh (onikolisis).
- **Mata (khusus Graves' Disease):** Mata menonjol (eksoftalmos), pandangan ganda (diplopia), iritasi mata, sensitif terhadap cahaya.
- **Menstruasi:** Oligomenorea atau amenorea pada wanita.
- *2. Pemeriksaan Fisik:**
- **Jantung:** Takikardia, irama ireguler (AF), mur-mur sistolik.
- **Kelenjar Tiroid:** Goiter (pembesaran kelenjar tiroid, difus atau nodular), dapat teraba thrill atau terdengar bruit pada Graves' disease.
- **Ekstremitas:** Tremor halus pada jari tangan, kulit hangat dan lembap, kelemahan otot proksimal.
- **Mata:** Eksoftalmos, retraksi kelopak mata, lag of lid (kelopak mata atas tertinggal saat melirik ke bawah).
- **Refleks:** Peningkatan refleks tendon dalam.
- *3. Pemeriksaan Penunjang (Sesuai Standar Kemenkes RI):**
- **A. Laboratorium (Wajib):**
- **TSH (Thyroid Stimulating Hormone):** Kadar TSH yang rendah (tertekan) adalah penanda sensitif untuk tirotoksikosis.
- **fT4 (Free Thyroxine):** Kadar fT4 yang tinggi menunjukkan tirotoksikosis overt.
- **fT3 (Free Triiodothyronine):** Kadar fT3 yang tinggi juga menunjukkan tirotoksikosis. Kadang T3-toksikosis terjadi dengan fT4 normal.
- **Interpretasi Awal:**
- TSH rendah, fT4/fT3 tinggi: Hipertiroidisme overt (nyata).
- TSH rendah, fT4/fT3 normal: Hipertiroidisme subklinis.
- **B. Laboratorium (Untuk Etiologi/Penyebab):**
- **TRAb (TSH Receptor Antibody):** Sangat spesifik untuk diagnosis Graves' disease.
- **Anti-TPO (Anti-Thyroid Peroxidase Antibody):** Dapat positif pada Graves' disease atau tiroiditis autoimun lainnya. Kurang spesifik untuk etiologi tirotoksikosis dibandingkan TRAb.
- **Darah Lengkap (CBC) dan Fungsi Hati (SGOT, SGPT):** Diperlukan sebelum dan selama terapi antitiroid.
- **C. Radiologi:**
- **USG Tiroid:** Untuk menilai ukuran, morfologi kelenjar tiroid, adanya nodul, dan vaskularitas (Doppler). Sangat membantu membedakan Graves' disease (vaskularitas meningkat) dari tiroiditis (vaskularitas normal/menurun). Juga penting untuk skrining nodul ganas.
- **Sintigrafi Tiroid (Thyroid Uptake and Scan - I-131 atau Tc-99m pertechnetate):** (Biasanya di fasilitas kesehatan tersier dengan Kedokteran Nuklir).
- **Uptake tinggi difus:** Khas Graves' disease.
- **Uptake tinggi fokal:** Khas Toxic Nodular Goiter atau Toxic Adenoma.
- **Uptake rendah/tidak ada:** Khas tiroiditis (subakut, painless, postpartum), tirotoksikosis factitia, atau kelebihan yodium.
- --